HEBOH! Indonesia Berencana Buat Program 1 Suami 2 Istri, Yang Punya Suami Jangan Mau!

HEBOH! Indonesia Berencana Buat Program 1 Suami 2 Istri, Yang Punya Suami Jangan Mau!

Cellyn
Senin, 11 Mei 2020



Beredar informasi yang menyebutkan bahwa Indonesia berencana untuk membuat pogram 1 Suami 2 Istri.
Informasi tersebut langsung membuat publik gempar.
Informasi tersebut dibagikan oleh akun Facebook Romaindah. Ia membagikan foto yang menampilkan seorang pria sedang duduk diantara dua wanita.
Berikut isi narasinya:
“Indonesia akan adakan program 1 Suami 2 Istri setuju tidak para istri?”
Benarkah klaim tersebut?
Penjelasan
Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id — jaringan Suara.com, Kamis (7/5/2020), informasi beredar yang menyebutkan Indonesia akan membuat program 1 Suami 2 Istri merupakan informasi yang salah.
Dari hasil penelusuran, konten tautan yang dibagikan tersebut tidak membaha mengenai rencana Indonesia akan membuat program 1 Suami 2 Istri.
Artikel dalam tautan tersebut berisi wawancara pelakupoligami bersama kedua istrinya yang berasal dari Malaysia. Topik tersebut juga pernah diangkat di portal media Batamnews.co.id dan Style.tribunnews.com, namun dalam kedua media tersebut juga tidak membahas mengenai rencana Indonesia akan membuat program 1 Suami 2 Istri.
Dalam media Style.tribunnews.com artikel tersebut berjudul ‘Obrolan Program 1 Suami 2 Istri di Malaysia yang Menghebohkan Dunia Maya, 2 Istri Cubit-cubitan!”.
Dalam artikel disebutkan wawancara berasal dari video yang diunggah akun YouTube TKI Channel pada 8 Oktober 2016 berjudul ‘Program 1 Suami 2 Istri Sudah Mulai di Malaysia… Di Indonesia Kapan Ya? (jgn deeh)”.
Kesimpulan
Dari penjelasan di atas, informasi yang menyebutkan Indonesia akan mengadakan program 1 Suami 2 Istri merupakan informasi yang alah. Informasi tersebut masuk dalam kategori false connection atau koneksi yang salah.
Indonesia tidak berencana membuat program seperti yang ditulis dalam tautan yang diunggah akun Facebook tersebut. Judul dalam tautan tidak mewakili isi artikelnya.

Sumber