Pintunya Diketuk Malam Hari, Istri Marbot Masjid Langsung Gemetaran Lihat Presiden Jokowi Muncul di Rumahnya

Pintunya Diketuk Malam Hari, Istri Marbot Masjid Langsung Gemetaran Lihat Presiden Jokowi Muncul di Rumahnya

Cellyn
Minggu, 03 Mei 2020


Presiden Joko Widodo dikabarkan kembali blusukan di pemukiman padat penduduk di wilayah Kelurahan Sempur, Kota Bogor. Sekitar pukul 21.00 WIB pada Minggu (27/4/2020) lalu, Jokowi dikabarkan kembali blusukan selepas salat tarawih. Mengutip dari Tribun Bogor pada Kamis (30/4/2020), di lokasi yang tak jauh dari Istana Bogor itu, presiden blusukan ke gang-gang kecil di pemukiman padat penduduk tersebut. Berjalan menuruni anak tangga di gang sempit dengan penerangan terbatas, Presiden Jokowi terlihat tengah membagikan sembako secara langsung.

 Dengan memperhatikan protokol kesehatan, warga diminta berjaga jarak saat presiden hadir di Kampung Babakan Pilar, Kelurahan Sempur, Kecamatan Bogor Tengah Kota Bogor.

Tak hanya memberikan sembako, Jokowi dikabarkan juga membagikan uang tunai kepada 3 keluarga.

 Satu di antara penerima bantuan tunai tersebut adalah pasangan suami istri, Heri Juliansan dan Lisdawati yang memiliki dua orang anak.

Menurut informasi, Heri diketahui merupakan seorang marbot masjid di wilayah Yasmin.

Saat ditemui di kediamannya, Lisdawati atau istri Heri, mengaku sempat kaget dan tak percaya apabila yang datang dan berkunjung ke rumahnya adalah Presiden Jokowi. "Iya betul malam datang langsung ke rumah ke sini langsung berdiri ini di depan."

"Bahagia banget, sempat enggak percaya, tapi pas liat langsung gemetar, deg-degan," ujarnya Rabu (29/4/2020).

Lisdawati juga menyampaikan Presiden Jokowi datang lengkap dengan masker dan sempat berbincang beberapa saat dengan suaminya dengan jarak yang cukup jauh.

"Nanya gini kepala keluarga siapa, terus kata suami saya, saya, terus pak Jokowi nanya kerja di mana terus kata suami saya marbot di Yasmin, anak berapa, dua,"

"Langsung saja dikasih sama bapak (Jokowi) uang, diamplop, bahagia banget kebantu banget enggak nyangka banget sampai gemetar," ujarnya.

Lisda mengatakan uang tersebut akan digunakan untuk keperluan sehari-hari buka puasa dan makan sahur.

Sementara itu melansir dari Kompas.com, di tengah masa pandemi covid-19 ini, Presiden akan memberikan bantuan langsung tunai (BLT) senilai Rp 600 ribu per bulan.

Bantuan tersebut akan diberikan dalam kurun waktu 3 bulan untuk membeantu keluarga miskin di masa pandemi.

Warga yang mendapatkan BLT ini disebutkan untuk mereka yang berdomisili di luar Jabodetabek.

Sementara untuk warga Jabodetabek akan diberikan dalam bentuk sembako dengan nilai yang sama.

Sumber: grid